menilik selambu zaman abal abal

zaman sekarang banyak dari kaum pemuda yang mengatakan KITAB KUNING sudah tidak relevan lagi ,

السّــــلام عليكم ورحمة الله وبركـاته

para pemuda kaum indonesia mulai berkiblat dengan budaya amerika yang jelas merusak moral dan aqidah, sedikit lambat laun iman pun akan mulai tergrogoti, lagi lagi akhir ini mulai terhipnotis dengan budaya china – boy band . dengan tarian perempuan di atas panggung yang di pertontonkan beribu orang, melalui televisi dan media, mereka sudah melupakan dari apa yang di ajarkan rasul, syari’at telah di tindas, dikatakan dalam sebuah hadits nabi Muhammad S.A.W : بدئ الإسلام غريبا و سيعود غريبا كما بدئ فطوبى للغرباء حين يفسد النـاس ( Islam itu dahulu kala asing, dan akan kembali ke agama yang asing. beruntung lah bagi orang yang asing ” memegang syari’at ” ketika orang – orang sudah mulai binasa ) . sungguh jelas pada zaman akhir ini. Yang mengaku Islam semakin banyak tapi yang membawa sejatinya agama islam sangat minimal sekali. orang yang berpeci putih dan berjubah agama di bilang kolot, ketinggalan zaman, orang desa, itulah sejatinya islam, orang yang membawa syari’at akan di tertawakan di masyarakatnya dan banyak yang memusuhi, bahkan dari keluarga sendiri pun akan mempengaruhi, zaman kehancuran yang seperti ini brontak tegas jiwa kita untuk mengatakan لآإلــــــــــه إلاّ الله سيّدنا محمّد رسول الله ,

dan sesungguhnya langit, bumi dan pepohonan itu telah bertasbih kepada Allah, ketika kita berjalan menjumpai pohon kita di ingatkan pepohonan yang sedang bertasbih, lautan yang bertasbih pula, burung burung yang sedang berterbangan pun bertasbih kepada sang kholiq Allah jalla jalaa luhu, sempurna sudah agama islam ini yang telah nabi bawakan terhadap ummat nya,  tapi ummat nya sendiri yang mulai menghapus syari’at, semakin terkikisnya syari’at semakin terkikis pula umur bumi, kalau kita mengingat hal itu, kita akan selalu ingat terhadap Allah SWT dan malu untuk melupakan kepada Allah walaupun cuman sekejap mata. lantas apa yang membuat kita masuk ke dalam jurang ke gelapan ? apakah sebab kelalaian kita ? apakah sebab kemalasan kita ? apakah sebab kebuta’an mata hati kita ? tidak, sungguh tidak melainkan kita bermalas malasan untuk mengkaji KUTUBUS SALAF, di dalam kitab kitab tersebut menjelaskan kronologi kehidupan secra details, dan membingbing kita ke jalan yang suci ” orang yang mengaji, itu lebih baik dari pada sholat 1000 roka’at, 1000 orang yang menjenguk orang sakit, 1000 orang takziyah ” yang mana kebesaran pahalaa orang ta’ziyyah bagaikan shodaqoh emas sebesar gunung uhud .
sungguh senyum dan tertawanya orang yang melakukan dosa besar telah menyimpan beribu ribu kesedihan yang mereka tidak sadari !! kematian selalu mengancam, dunia hanya sekejap . nereka lah selama lamanya dan tak akan pernah ada ujung nya bagi orang orang yang tidak memenuhi perintah Allah . naudzubillah !!
semoga Allah menjauhkan kita terhadap suatu yang Allah murkai, dan mudah mudahan kita semua mendapatkan ridho dan kasih sayang Allah terhadap kita semua. Amin yaa Robbal ‘alamin

2 thoughts on “menilik selambu zaman abal abal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s