KARAKTERISTIK – KARAKTERISTIK FIQIH ISLAM

Fiqih adalah dimensi atau aspek praktis umat Islam. Sementara Syari’at sendiri adalah apa saja yang ditetapkan Allah bagi seluruh hamba-Nya berupa hukum-hukum, baik melalui Alqur’an, Sunnah Nabi, dan apa juga yang berkaitan dengan metode keimanan dan keyakinan kepada Tuhan, yang menjadi garapan khusus ilmu Tauhid. Ada juga Syari’at yang berhubungan secara khusus dengan cara-cara beramal, beribadah dan bermuamalah, yang menjadi garapan ilmu fiqih.
       Syari’at Islam sendiri datang yang dibawakan oleh Nabi Muhammad SAWntidak lain kecuali untuk Rohmatan lil’alamin, seperti firman Allah SWT
وما أرسلنك إلا رحمة للعالمين
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadikan rahmat bagi semesta alam. “
Oleh karenanya orientasi hukum-hukum Islam selalu mempertimbangkan tiga aspek berikut :
       1.Kebersihan jiwa.
       Dengan kebersihan jiwa, seseorang bisa menjadi sumber kebaikan bagi umat manusia, dan menimbulkan diri dari keburukan-keburukan yang timbul dari nafsu hewaninya. Sedangkan itu sendiri dapat dihasilkan dengan menjalan ibadah-ibadah (misal: sholat, zakat. haji dll) sesuai apa yang telah digariskan oleh Allah SWT.
       2.Tegaknya keadilan dimuka bumi.
       Islam selalu berusaha menciptakan keadilan bagi seluruh umat manusia, baik antara manusia satu dengan kelompok lainya atau golongan satu dengan golongan yang lain. Hal tersebut dapat difahami dari firman Allah:وَلاَ يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلاَّ تَعْدِلُواْ اعْدِلُواْ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى” Dn janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk tidak mau berlaku adil. berlaku adillah, Karena adil itu lebih dekat kepada taqwa ” . (QS. Almaidah: 8).
       3.Terciptanya kemaslahatan bagi seluruh umat manusia
      
Apapun perkara yang digariskan oleh Allah SWT lewat Alquran maupun Sunnah Nabi pastilah bertujuan untuk menciptkan kemaslahatan bagi umat manusia, walaupun sebagian hatinya terbelenggu dan di perbdak hawa nafsu. (Ushul Fiqih Karya: M. Abu zahro Hal: 264-266)
       Fiqih Ilslam lahir, tumbuh, dan berkembang secara bertahap sejak Nabi saw masih hidup hingga zaman generasi para sahabat beliau. Di antara faktor utama yang mendorong kelahiran fiqih secara cepat di masa sahabat adalah kebutuhan kaum muslim dalam mengetahui hukum-hukum berbagai peristiwa dan kejadian terbaru. Kebutuhan akan fiqih Islam akan akan terus ada sepanjang zaman untuk mengatur kehidupan manusia dan hubungan sosialnya, mengetahui segala hak dan kewajiban setiap insan, memenuhi segala bentuk kemaslahatan yang senantiasa baru dan berubah, dan juga menghindari bahaya dan kerusakan yang biasa timbul secara tiba-tiba (Al-risalah Al-Islamiyah kamaluha wa khuluduha wa ‘alamiyatuha hal:60Gambaroleh : Syeikh Muhammad Najih Maimoen – Sarang Rembang Jawa Tengah

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s